FEBI DAN PW MES KALIMANTAN TENGAH PERKUAT SINERGI PENGEMBANGAN EKONOMI DAN KEUANGAN SYARIAH
FEBI UIN Palangka Raya - Kegiatan silaturahmi dan perumusan rencana kerja sama antara FEBI UIN Palangka Raya dan PW MES Kalimantan Tengah dilaksanakan dalam rangka memperkuat sinergi kelembagaan pada bidang ekonomi dan keuangan syariah. Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran PW MES Kalteng, yakni Sekretaris Umum Heru Hidayati, M.P, Ketua Bidang I Dr. Ariyadi, M.Ag, serta tiga orang anggota Bidang I yang membidangi pengembangan lembaga, kerja sama, dan kemitraan. Dari pihak FEBI, rombongan disambut langsung oleh Dekan FEBI Dr. Hj. Tri Hidayati, S.H.I., M.H. Diskusi yang berlangsung secara intensif dan konstruktif menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis. Salah satu fokus utama adalah rencana pembentukan Lembaga Konsultasi Ekonomi dan Keuangan Syariah yang akan melibatkan dosen-dosen FEBI sebagai tenaga ahli. Lembaga ini diproyeksikan menjadi wahana integrasi keilmuan dan praktik, khususnya dalam pendampingan kebijakan, konsultasi usaha, serta penguatan ekosistem ekonomi syariah di Kalimantan Tengah.

Agenda kerja sama berikutnya mencakup pengelolaan jurnal ilmiah “Arus Syariah” milik PW MES Kalteng melalui dukungan akademik dari FEBI. Kolaborasi ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas manajemen jurnal, standar ilmiah artikel, serta perluasan jejaring penulis dan mitra bestari guna memperkuat kontribusi keilmuan ekonomi syariah. Selain itu, kedua pihak merencanakan pelaksanaan roadshow ke 14 Kabupaten / Kota di Kalimantan Tengah yang dijadwalkan pada bulan Januari. Kegiatan ini mengintegrasikan program literasi dan sosialisasi ekonomi syariah dengan pengenalan institusi dan program akademik UIN Palangka Raya, khususnya FEBI, kepada masyarakat dan pemangku kepentingan daerah.

Melalui sinergi ini, FEBI UIN Palangka Raya dan PW MES Kalteng diharapkan mampu membangun kolaborasi berkelanjutan yang berorientasi pada penguatan akademik, peningkatan literasi publik, serta akselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tingkat regional.
