BI KALTENG DAN UIN PALANGKARAYA SIAPKAN SKEMA TOT PENDAMPINGAN PESANTRENPRENEUR BERBASIS KEUANGAN SYARIAH

23 Januari 2026
Dilihat : 212 kali

FEBI UIN PALANGKA RAYA - Rencana penguatan kapasitas pesantren dalam pengelolaan pencatatan keuangan syariah menjadi fokus pembahasan pada agenda kerja sama pengembangan pesantrenpreneur yang digagas oleh Bank Indonesia Kalteng bersama UIN Palangkaraya. Program tersebut dirancang melalui skema Training of Trainers (ToT) sebagai pendekatan berjenjang dan berkelanjutan. Tahap awal akan difokuskan pada ToT bagi dosen UIN Palangkaraya dengan menghadirkan narasumber dari Kantor Pusat Bank Indonesia. 

Selanjutnya, dosen yang telah mengikuti ToT akan melaksanakan transfer pengetahuan kepada mahasiswa, atau secara langsung melakukan pendampingan ke pondok pesantren mitra dan binaan Bank Indonesia.  Pendampingan direncanakan berlangsung selama kurang lebih satu hingga dua bulan, dengan tujuan memastikan pondok pesantren mampu menerapkan sistem pencatatan keuangan syariah secara mandiri, akuntabel, dan sesuai prinsip tata kelola yang baik. Skema ini diharapkan tidak hanya meningkatkan literasi keuangan syariah, tetapi juga memperkuat fondasi kelembagaan pesantren dalam pengembangan unit usaha produktif.

Manajer Unit FPPUKIS Bank Indonesia Kalteng, Yustisia, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi penguatan fungsi pelaksana, pengembangan UMKM, dan industri syariah berbasis pesantren. Kolaborasi dengan perguruan tinggi dipandang strategis karena mampu mengintegrasikan peran dosen dan mahasiswa dalam pengabdian masyarakat yang berdampak langsung. Melalui kerja sama ini, Bank Indonesia Kalteng dan UIN Palangkaraya menargetkan terbentuknya ekosistem pesantrenpreneur yang tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga tertib secara administrasi keuangan syariah. Sinergi ini diharapkan menjadi model pendampingan yang replikatif bagi pengembangan ekonomi syariah berbasis pesantren di tingkat regional maupun nasional.